Loading...
Perkuat Sinergi Perlindungan Anak Melalui Kerja Sama Dengan LPKA Kelas II Gorontalo
2026-09-28
Perkuat Sinergi Perlindungan Anak melalui Kerja Sama dengan LPKA Kelas II Gorontalo

PEMPROV DPPPA-PMD - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PPPA-PMD) Provinsi Gorontalo, dr. Yana Yanti Suleman, S.H., M.H., M.KM., menghadiri kegiatan Pembinaan Kepribadian melalui Penyelenggaraan Jenazah Sesuai Syariat Islam bagi anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Gorontalo, Senin (28/9/2026).

Kegiatan yang mengangkat tema “Menjadi Generasi Muda yang Siap dan Mampu Merawat Jenazah Sesuai Sunnah” tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian bagi anak binaan LPKA Kelas II Gorontalo dan dilaksanakan pada 28–30 September 2026 di Aula LPKA Kelas II Gorontalo, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 86, Kota Gorontalo.

Kehadiran Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo sekaligus menjadi bagian dari penguatan sinergi antarlembaga dalam mendukung pembinaan dan pemenuhan hak anak, khususnya bagi anak yang sedang menjalani proses pembinaan di LPKA.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan Penandatanganan Kerja Sama dengan Mitra Kerja LPKA Kelas II Gorontalo, sebagai langkah untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung program pembinaan anak serta menciptakan lingkungan pembinaan yang mampu memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, nilai keagamaan, dan pembentukan karakter.

Kadis PPPA-PMD Provinsi Gorontalo, dr. Yana Yanti Suleman, menyampaikan bahwa pembinaan terhadap anak harus dilakukan secara menyeluruh dengan tetap mengedepankan prinsip perlindungan, kepentingan terbaik bagi anak, serta kesempatan bagi anak untuk berkembang dan mempersiapkan diri kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.

Menurutnya, anak binaan tetap merupakan bagian dari generasi penerus yang memiliki hak untuk mendapatkan pembinaan, pendidikan, pengembangan kepribadian, serta dukungan untuk membangun masa depan yang lebih baik.

“Pembinaan anak tidak hanya berbicara mengenai proses selama berada di dalam lembaga, tetapi juga bagaimana anak mendapatkan bekal pengetahuan, keterampilan, nilai-nilai kehidupan dan karakter yang dapat menjadi modal ketika kembali ke keluarga dan masyarakat,” ujar Yana.

Ia menambahkan, kegiatan penyelenggaraan jenazah yang dilaksanakan LPKA merupakan salah satu bentuk pembinaan yang memberikan pengalaman praktis kepada anak. Selain memperkuat pemahaman keagamaan, kegiatan tersebut juga mengajarkan nilai tanggung jawab, kepedulian sosial, kebersamaan, dan kesiapan untuk mengambil peran positif di tengah masyarakat.

“Anak perlu diberikan ruang untuk belajar dan berkembang. Melalui kegiatan seperti ini, mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga belajar tentang tanggung jawab sosial dan nilai kemanusiaan,” tambahnya.

Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo, lanjut Yana, terus mendorong terbangunnya kolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya memperkuat penyelenggaraan perlindungan dan pemenuhan hak anak.

Sinergi dengan LPKA Kelas II Gorontalo menjadi penting karena pembinaan anak membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, baik pemerintah, lembaga pemasyarakatan, lembaga keagamaan, dunia pendidikan, keluarga, maupun masyarakat.

“Perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, kolaborasi dan kerja sama antarlembaga menjadi bagian penting untuk memastikan anak mendapatkan pembinaan yang tepat, lingkungan yang mendukung, serta kesempatan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depannya,” jelasnya.

Sementara itu, kegiatan pembinaan yang berlangsung selama tiga hari tersebut menghadirkan pemateri dari Kementerian Agama Kota Gorontalo. Materi yang diberikan meliputi tata cara menghadapi sakratul maut, memandikan jenazah, mengkafani dan menyolatkan jenazah, hingga tata cara menguburkan jenazah.

Selain pembekalan teori, anak binaan juga mendapatkan kesempatan mengikuti praktik penyelenggaraan jenazah. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup pada Rabu, 30 September 2026.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun pembinaan yang lebih komprehensif bagi anak binaan LPKA, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam memberikan kesempatan kepada anak untuk tumbuh, belajar, memperbaiki diri, dan kembali berkontribusi secara positif di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan kemitraan dengan berbagai pihak sebagai bagian dari upaya mewujudkan perlindungan dan pemenuhan hak anak secara berkelanjutan.

(PPID DPPPA-PMD PROVINSI)

Komentar
Chat WhatsApp Museum