Loading...
Dari Klinik Inovasi, PPPA-PMD Gorontalo Dorong Perempuan Kembangkan Usaha Melalui KUR
2026-09-28
Dari Klinik Inovasi, PPPA-PMD Gorontalo Dorong Perempuan Kembangkan Usaha melalui KUR

PEMPROV DPPPA-PMD - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PPPA-PMD) Provinsi Gorontalo terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui perluasan akses pembiayaan bagi masyarakat, khususnya perempuan dan pelaku usaha di wilayah desa.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dilaksanakan di Klinik Inovasi Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo, Senin (28/9/2026).

Sosialisasi menghadirkan Kepala Cabang Pembantu BSG, Ibu Yan Karina Puspa, yang memberikan pemaparan mengenai program KUR, mulai dari tujuan dan manfaat, persyaratan pengajuan, mekanisme pembiayaan, hingga pemanfaatannya untuk pengembangan usaha produktif masyarakat.

Kepala Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Pemenuhan Hak Anak, Arifandy Pelealu, S.Kep., Ns.

Dalam kesempatan tersebut, Arifandy menyampaikan bahwa akses pembiayaan menjadi salah satu aspek penting dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Menurutnya, perempuan memiliki peran besar dalam menggerakkan ekonomi keluarga dan pengembangan usaha.

“Perempuan bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga merupakan pelaku dan penggerak ekonomi. Karena itu, akses terhadap informasi, pendampingan, dan pembiayaan usaha harus terus kita buka seluas-luasnya,” ujar Arifandy.

Ia menjelaskan, keberadaan KUR dapat menjadi salah satu peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan modal usaha, mengembangkan produk, memperluas pemasaran, serta meningkatkan produktivitas.

Namun demikian, Arifandy menekankan bahwa akses pembiayaan harus diikuti dengan kemampuan pengelolaan usaha yang baik.

“Kita ingin pembiayaan yang diperoleh masyarakat benar-benar digunakan secara produktif. Karena itu, literasi keuangan, kemampuan mengelola usaha, dan pendampingan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pemberdayaan ekonomi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo dr. Yana Yanti Suleman, S.H., M.H., M.KM., memberikan dukungan terhadap pelaksanaan sosialisasi KUR sebagai bagian dari penguatan pemberdayaan perempuan dan masyarakat desa.

Menurutnya, pembangunan ekonomi kerakyatan tidak hanya berbicara mengenai peningkatan pendapatan, tetapi juga bagaimana masyarakat diberikan kesempatan dan akses untuk berkembang secara mandiri.

“Kami sangat mendukung adanya kolaborasi dengan pihak perbankan dalam memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat. Perempuan dan masyarakat desa memiliki potensi ekonomi yang besar, dan potensi tersebut perlu didukung dengan akses permodalan, pengetahuan, serta pendampingan yang tepat,” ujar Yana Yanti.

Ia menegaskan, Dinas PPPA-PMD akan terus mendorong berbagai bentuk kolaborasi yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kapasitas ekonomi perempuan dan penguatan usaha di desa.

“Harapan kami, sosialisasi ini tidak berhenti pada pemahaman tentang KUR, tetapi dapat ditindaklanjuti menjadi peluang nyata bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha. Ketika usaha masyarakat tumbuh, ekonomi keluarga semakin kuat dan pada akhirnya ekonomi desa juga ikut bergerak,” ungkapnya.

(PPID DPPPA-PMD PROVINSI)

Komentar
Chat WhatsApp Museum