PEMPROV, DPPPA-PMD - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPPA-PMD) Provinsi Gorontalo melalui Bidang Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan dan Pemenuhan Hak Anak (PKHP & PHA) menggelar Pelatihan Pengarusutamaan Gender (PUG) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan DPPPA-PMD.
Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Lantai 2 DPPPA-PMD Provinsi Gorontalo, Selasa (10/3/2026) dan merupakan hasil kolaborasi antara DPPPA-PMD Provinsi Gorontalo dengan Bank BSG sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kapasitas aparatur dalam memahami dan mengimplementasikan kebijakan pembangunan yang responsif gender.
Kepala DPPPA-PMD Provinsi Gorontalo,
dr. Yana Yanti Suleman, dalam pengantar sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan Pengarusutamaan Gender sangat penting untuk memperkuat pemahaman aparatur terkait integrasi perspektif gender dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program pembangunan.
Menurutnya, PUG bukan sekadar konsep, melainkan strategi untuk memastikan perempuan dan laki-laki memperoleh akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat yang setara dalam pembangunan.
"Melalui pelatihan ini diharapkan seluruh ASN dan PPPK di lingkungan DPPPA-PMD dapat semakin memahami konsep Pengarusutamaan Gender, sehingga kebijakan dan program yang dilaksanakan benar-benar responsif gender serta memberikan manfaat yang adil bagi masyarakat," ujarnya.
Kegiatan pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Pengarusutamaan Gender merupakan bagian penting dalam upaya mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Ia juga mengapresiasi inisiatif DPPPA-PMD yang terus mendorong peningkatan kapasitas aparatur dalam mengintegrasikan perspektif gender dalam kebijakan dan program pembangunan daerah.
Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten di bidangnya, yakni Wiwik Ismail, Temmy Habibie, serta Arifandy Pelealu selaku Kepala Bidang PKHP & PHA DPPPA-PMD Provinsi Gorontalo.
Sementara itu, jalannya diskusi dan pemaparan materi dipandu oleh Titi Kristiany Margono selaku moderator.
Melalui kegiatan ini, diharapkan aparatur di lingkungan DPPPA-PMD semakin memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai konsep dan implementasi Pengarusutamaan Gender, sehingga mampu mendorong terwujudnya kebijakan dan program pembangunan yang lebih responsif gender serta berpihak pada peningkatan kualitas hidup perempuan dan pemenuhan hak anak di Provinsi Gorontalo.
(PPID PPPA-PMD Provinsi Gorontalo)