Tinjau Produk UMKM Desa Ayula Selatan, Kepala Dinas PPPA-PMD Gorontalo Dorong Pemberdayaan Ekonomi Perempuan melalui RBI

P
PPID/fahmi
03 November 2026 • 3 min baca • 9x dilihat
Tinjau Produk UMKM Desa Ayula Selatan, Kepala Dinas PPPA-PMD Gorontalo Dorong Pemberdayaan Ekonomi Perempuan melalui RBI

PEMPROV DPPPA-PMD – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PPPA-PMD) Provinsi Gorontalo, dr. Yana Yanti Suleman, SH., MH., M.KM., meninjau langsung berbagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dipamerkan masyarakat Desa Ayula Selatan, Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango, dalam rangkaian kunjungan kerja Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifatul Choiri Fauzi, di Provinsi Gorontalo, Selasa (3/11/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Kepala Dinas PPPA-PMD melihat secara langsung beragam produk hasil usaha masyarakat, di antaranya aneka kue kerawang dan makanan olahan dalam kemasan, serta produk kerajinan kerawang. Ia juga berinteraksi dengan para pelaku UMKM untuk melihat hasil kreativitas dan potensi usaha yang dikembangkan di tingkat desa.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap potensi ekonomi masyarakat desa, khususnya perempuan yang turut mengambil peran dalam mengembangkan usaha produktif dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Kepala Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo menyampaikan bahwa produk UMKM yang ditampilkan menunjukkan adanya kreativitas dan potensi masyarakat yang perlu terus didukung. Menurutnya, pemberdayaan ekonomi perempuan merupakan bagian penting dalam mewujudkan perempuan yang mandiri dan berdaya.

“Potensi usaha yang dikembangkan masyarakat desa perlu mendapatkan perhatian dan dukungan agar dapat terus tumbuh. Perempuan memiliki kemampuan dan kreativitas untuk menghasilkan produk bernilai ekonomi. Dengan pendampingan, peningkatan kualitas produk, serta dukungan pemasaran, UMKM dapat menjadi salah satu penggerak kemandirian ekonomi keluarga,” demikian rumusan pernyataan Kepala Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo.

Peninjauan produk UMKM tersebut juga sejalan dengan semangat program Ruang Bersama Indonesia (RBI), yang mendorong terciptanya ruang kolaborasi bagi perempuan dan anak sekaligus membuka peluang pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Melalui RBI, pemerintah mendorong keterlibatan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa, kelompok perempuan, komunitas, hingga masyarakat dalam menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata. Salah satunya melalui penguatan kelompok usaha perempuan, pengembangan keterampilan, dan peningkatan kemandirian ekonomi.

Kepala Dinas PPPA-PMD juga berharap potensi UMKM di Desa Ayula Selatan dapat terus dikembangkan melalui inovasi produk, pengemasan yang menarik, peningkatan kualitas, serta perluasan akses pemasaran. Dukungan lintas sektor diperlukan agar produk lokal tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar di lingkungan desa, tetapi juga memiliki peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Kehadiran Menteri PPPA RI di Desa Ayula Selatan menjadi momentum untuk melihat secara langsung potensi dan aktivitas masyarakat sekaligus memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak.

Melalui penguatan ekonomi berbasis masyarakat, khususnya perempuan pelaku UMKM, diharapkan Ruang Bersama Indonesia dapat menjadi ruang kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan dalam mewujudkan Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045.

(PPID-DPPPA-PMD PROVINSI)

Kata Kunci: #PerempuanBerdaya #GorontaloMajuDanSejahtera

Komentar & Diskusi

0 tanggapan

Sampaikan tanggapan atau pertanyaan resmi terkait publikasi ini.

Belum ada komentar pada konten ini.

Jadilah yang pertama untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan resmi melalui formulir di bawah ini.

Tulis Komentar

Semua komentar akan melewati tahap moderasi operator resmi sebelum ditampilkan.

Email Anda dirahasiakan dan tidak dipublikasikan.

0 / 2000
Dilindungi sistem verifikasi & moderasi operator resmi.