PEMPROV, DPPPA-PMD - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPPA-PMD) Provinsi Gorontalo, dr. Yana Yanti Suleman, menjadi narasumber pada Webinar ASN MOTOTA Series 2 yang digelar BKPSDM Provinsi Gorontalo, Rabu (22/4/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini mengangkat tema "Peran Perempuan Dalam Peningkatan Ekonomi Keluarga" dalam rangka memperingati Hari Kartini.
Dalam paparannya, dr. Yana menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menopang ekonomi keluarga, tidak hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai aktor utama dalam pengelolaan keuangan hingga pengambilan keputusan ekonomi di rumah tangga.
Ia memaparkan, kontribusi perempuan terhadap pendapatan keluarga di Provinsi Gorontalo terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir, meskipun masih dihadapkan pada berbagai tantangan.
"Data menunjukkan kontribusi pendapatan perempuan terus meningkat, namun masih terdapat kesenjangan dan hambatan seperti akses permodalan, keterampilan, serta literasi keuangan yang perlu diperkuat," ujar Yana.
Selain itu, ia juga menyoroti dinamika ketenagakerjaan di Gorontalo, di mana tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan masih lebih rendah dibanding laki-laki dan cenderung mengalami penurunan dalam periode terakhir.
Perempuan dalam peningkatan ekonomi keluarga.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pemerintah dan pemangku kepentingan untuk mendorong kebijakan yang lebih inklusif terhadap perempuan.
Dalam materi yang disampaikan, Yana menjelaskan beberapa bentuk peran perempuan dalam ekonomi keluarga, di antaranya sebagai pengelola keuangan rumah tangga, pelaku usaha khususnya di sektor UMKM, serta sebagai pengambil keputusan dalam perencanaan ekonomi keluarga.
"Perempuan yang memiliki literasi keuangan yang baik akan mampu mengelola pendapatan secara efektif, sehingga berdampak langsung pada kesejahteraan keluarga," jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya langkah konkret untuk memperkuat peran perempuan, seperti pelatihan keterampilan dan kewirausahaan, peningkatan akses terhadap teknologi digital, serta edukasi literasi keuangan.
Lebih lanjut, Yana menyampaikan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan salah satu kunci dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara luas.
"Ketika perempuan berdaya, maka keluarga akan lebih sejahtera dan pada akhirnya berkontribusi terhadap pembangunan daerah," tambahnya.
Webinar ini turut menghadirkan Opening Speech oleh Budiyanto Sidiki, Keynote Speech oleh Dr. Lilian Rahman, serta dimoderatori oleh Nuraini Abdullah.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran dan peran perempuan dalam pembangunan ekonomi, sejalan dengan semangat Hari Kartini untuk mewujudkan perempuan yang mandiri, tangguh, dan berdaya.
(PPID PPPA-PMD PROVINSI GORONTALO)