Gorontalo - DPPPA, Acara Pelantikan Tim Pembina Posyandu Provinsi Gorontalo berlangsung khidmat di Aula Rumah Jabatan Gubernur. Prosesi diawali dengan pembacaan naskah pelantikan oleh Gubernur Gorontalo, yang menetapkan nama-nama anggota Tim Pembina Posyandu sesuai Surat Keputusan Gubernur, Rabu 13/08/2025.
Usai pembacaan naskah, dilakukan penyematan selempang Tim Pembina Posyandu kepada perwakilan anggota tim sebagai simbol amanah dan tanggung jawab yang diemban. Penyematan dilakukan langsung oleh Gubernur, disaksikan Wakil Gubernur Gorontalo, Sekda Provinsi Gorontalo,PKK Provinsi Gorontalo, serta para pejabat Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Pelantikan TP Posyandu berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Gorontalo Nomor 222/13/VII/2025 tentang Perubahan Atas Keputusan Gubernur Gorontalo Nomor 159/34/V/2025 tentang Tim Pembina Posyandu.
Gubernur Gusnar dalam sambutannya menginstruksikan jajaran pengurus untuk lebih menyemarakkan kegiatan Posyandu. Kegiatan tersebut berorientasi pada kesehatan masyarakat, termasuk stunting dan kemiskinan.
Saya berharap pengurus ini harus fokus, jangan kalah dengan Posyandu di zaman dahulu. Dulu, Posyandu itu setiap saat ada di layar televisi, berita penimbangan bayi, pemeriksaan ibu hamil, dan pemberian susu kepada balita. Jangan sampai Posyandu yang ada sekarang jadi sepi bila dibandingkan dengan di zaman orde baru,ââ¬Â kata Gusnar.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Tim Pembina Posyandu, Nani Ismail Mokodongan, yang menegaskan pentingnya peran posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.
Ia mengajak seluruh anggota tim untuk memperkuat sinergi lintas sektor, meningkatkan pembinaan kader, dan memastikan posyandu menjadi pusat edukasi keluarga yang ramah anak, inklusif, dan berdaya guna.
Nani juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Gubernur atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan melalui pelantikan ini. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota tim yang baru saja dikukuhkan. Menurutnya, tugas yang diemban bukan sekadar jabatan formal, tetapi merupakan bentuk pengabdian tulus bagi masyarakat.
"Terimakasih kepada bapak gubernur saya ucapkan terimakasih kasih karena sudah melantik Tim Pembinaan Posyandu, dan selamat kepada seluruh Tim Pembina Posyandu yang sudah dilantik. Peran yang bapak ibu emban bukan sebatas jabatan, tapi panggilan pengabdian," ujarnya.
Acara diakhiri dengan foto bersama dan doa penutup.