Loading...
Dinas PPPA Provinsi Gorontalo Gelar Bimtek SIMFONI PPA Versi 3 Untuk Penguatan Pengelolaan Data Kasus Kekerasan
2025-11-04
Dinas PPPA Provinsi Gorontalo Gelar Bimtek SIMFONI PPA Versi 3 untuk Penguatan Pengelolaan Data Kasus Kekerasan

Gorontalo - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Gorontalo melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi SIMFONI PPA Versi 3 Manajemen Kasus, yang berlangsung di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo.
(04/11/2025).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas PPPA Provinsi Gorontalo, yang diwakili oleh Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak, Fatma Biki, yang sekaligus membacakan sambutan dan membuka acara secara simbolis.

Dalam sambutannya, disampaikan bahwa isu kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan tantangan serius yang harus dihadapi secara bersama dan berkelanjutan. Berdasarkan data SIMFONI PPA Provinsi Gorontalo hingga akhir September 2025, tercatat 305 kasus kekerasan, di mana 271 kasus telah mendapatkan layanan penanganan (sumber: SIMFONI PPA Provinsi Gorontalo).

Lebih lanjut dijelaskan, dalam upaya penanganan yang komprehensif, Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan layanan dan perlindungan kepada masyarakat.

Kita tahu bahwa data adalah kunci dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan memberikan intervensi yang efektif. Karena itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia telah mengembangkan Aplikasi SIMFONI PPA (Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak) sebagai sarana pendokumentasian kasus kekerasan untuk mewujudkan Satu Data Kekerasan Nasional," ujar Fatma 

Melalui aplikasi ini, setiap laporan kasus kekerasan yang masuk dari seluruh UPTD PPA di Indonesia dapat tercatat secara terpusat, real-time, dan akurat, sehingga dapat diakses oleh unit layanan di tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota.

Aplikasi SIMFONI PPA kini telah dikembangkan hingga Versi 3, dengan pengelolaan yang lebih fokus pada manajemen kasus. Versi terbaru ini menghadirkan fitur yang lebih lengkap sesuai dengan alur penanganan kasus, sehingga pimpinan dapat memantau data statistik serta progres setiap kasus - mulai dari proses awal hingga terminasi. Inovasi ini menjadi langkah signifikan untuk mempercepat dan mengoptimalkan penanganan kasus di lapangan.

Pelaksanaan Bimtek SIMFONI PPA Versi 3 oleh Dinas PPPA Provinsi Gorontalo bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola data kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta memperkuat komitmen dalam pencatatan dan pelaporan berbasis aplikasi.

Selain itu, disampaikan pula bahwa pelaporan SIMFONI PPA yang tidak memenuhi persyaratan aplikasi berpotensi mengakibatkan daerah tidak memperoleh DAK Non Fisik pada tahun berjalan.

Kegiatan bimtek ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, yaitu Bastian Alvarisi, S.Stat. dan Bagus Muliana, S.T., yang memberikan materi terkait pengembangan fitur terbaru pada SIMFONI PPA Versi 3, meliputi modul ticketing pengaduan dan fitur manajemen kasus.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Selasa hingga Rabu (4 - 5 November 2025), diikuti oleh seluruh unsur pengelola kasus, manajer kasus, pelapor kasus, koordinator kasus, serta admin SIMFONI dari kabupaten/kota se - Provinsi Gorontalo.

"Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan menjadikannya sebagai wadah berbagi informasi serta memperkuat koordinasi. Kita harus cepat beradaptasi dengan perkembangan Aplikasi SIMFONI PPA Versi 3, karena hal ini sangat penting dan krusial dalam meningkatkan pelayanan dan keakuratan data," tutup fatma biki.
(ppid dinas pppa provinsi gorontalo)

Komentar