Workshop Finalisasi RAD PUG Jadi Langkah Strategis Wujudkan Pembangunan Berkeadilan Gender
Workshop Finalisasi RAD PUG Jadi Langkah Strategis Wujudkan Pembangunan Berkeadilan Gender
PEMPROV, DPPPA-PMD - Terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang responsif gender melalui pelaksanaan Workshop Finalisasi Matriks Rencana Aksi Daerah Pengarusutamaan Gender (RAD PUG). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pengarusutamaan gender terintegrasi secara konkret dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan daerah.
Workshop tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PPPA-PMD) Provinsi Gorontalo, yang didampingi oleh Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Perlindungan Hak Perempuan dan Anak (PHA), Arifandy Pelealu, S.Kep.Ns.
Dalam kegiatan tersebut, peserta bersama-sama melakukan penyempurnaan terhadap matriks RAD PUG dengan mencermati program, kegiatan, indikator, target, serta pembagian peran antarperangkat daerah. Proses finalisasi diarahkan agar dokumen RAD PUG tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi dapat menjadi instrumen kebijakan yang mampu memperkuat kesetaraan dan keadilan gender dalam pembangunan.
Kepala Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo menegaskan bahwa pengarusutamaan gender merupakan pendekatan pembangunan yang harus dilaksanakan secara lintas sektor dan menjadi tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah.
“RAD PUG harus mampu menjadi instrumen yang operasional dan terukur. Karena itu, setiap perangkat daerah perlu memastikan bahwa perspektif gender benar-benar terintegrasi dalam program dan kegiatan, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara adil oleh perempuan maupun laki-laki,” ujar Kepala Dinas.
Ia menambahkan, finalisasi RAD PUG merupakan momentum penting untuk memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam mengidentifikasi kesenjangan gender sekaligus merumuskan intervensi yang tepat sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kita ingin pembangunan di Provinsi Gorontalo semakin inklusif, tidak meninggalkan kelompok mana pun, dan memberikan kesempatan yang setara bagi perempuan dan laki-laki untuk berpartisipasi serta memperoleh manfaat dari pembangunan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan PHA, Arifandy Pelealu, S.Kep.Ns., turut mendampingi proses pembahasan dan penyempurnaan matriks RAD PUG bersama perangkat daerah terkait. Pendampingan tersebut diarahkan untuk memastikan substansi rencana aksi memiliki indikator yang jelas, dapat diukur, serta relevan dengan isu kesenjangan gender yang terdapat di Provinsi Gorontalo.
Melalui workshop ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap RAD PUG dapat menjadi pedoman yang semakin kuat dalam mengintegrasikan perspektif gender ke dalam kebijakan dan program pembangunan daerah. Dengan demikian, pengarusutamaan gender tidak berhenti pada tataran perencanaan, tetapi dapat diwujudkan melalui kebijakan dan program yang memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Finalisasi RAD PUG diharapkan menjadi pijakan penting bagi terwujudnya pembangunan Provinsi Gorontalo yang semakin inklusif, setara, berkeadilan, dan responsif terhadap kebutuhan perempuan dan laki-laki.
(PPID PPPA-PMD PROVINSI GORONTALO)