Loading...
Tim Provinsi Gorontalo Lanjutkan Klarifikasi Lapangan Lomba Desa Dan Kelurahan Di Kota Gorontalo Dan Bone Bolango
2026-07-09
Tim Provinsi Gorontalo Lanjutkan Klarifikasi Lapangan Lomba Desa dan Kelurahan di Kota Gorontalo dan Bone Bolango

PEMPROV, DPPPA-PMD - Tim Provinsi Gorontalo kembali melanjutkan rangkaian Klarifikasi Lapangan Penilaian Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2026 dengan mengunjungi Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, serta Desa Bulotalangi, Kecamatan Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango. Pada kamis, (9/7/2026).

Kegiatan yang dipimpin Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PPPA-PMD) Provinsi Gorontalo, dr. Yana Yanti Suleman, selaku Ketua Tim Klarifikasi Lapangan, merupakan bagian dari tahapan evaluasi perkembangan desa dan kelurahan guna memverifikasi kesesuaian dokumen administrasi dengan kondisi riil di lapangan, sekaligus menilai penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, kewilayahan, dan pemberdayaan masyarakat.

Pelaksanaan klarifikasi lapangan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mendukung visi dan misi Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie untuk mewujudkan Gorontalo yang maju, sejahtera, dan berdaya saing melalui penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui evaluasi desa dan kelurahan, pemerintah terus mendorong lahirnya inovasi, pelayanan publik yang semakin berkualitas, serta partisipasi aktif masyarakat sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Di Kelurahan Moodu, Tim Provinsi Gorontalo disambut oleh Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Ismail Madjid, didampingi Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Gorontalo, kepala badan, kepala dinas, kepala bagian, serta  Camat Kota Timur Frangki Dulialo, Lurah Moodu Ocen Hudodo, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan unsur organisasi kemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Ismail Madjid, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Klarifikasi Lapangan Penilaian Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2026. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Gorontalo menyambut baik pelaksanaan klarifikasi lapangan sebagai bagian dari evaluasi penyelenggaraan pemerintahan kelurahan sekaligus upaya mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, dan inovasi di tingkat kelurahan. Ia berharap Kelurahan Moodu mampu memberikan hasil terbaik serta kembali mengharumkan nama Kota Gorontalo pada ajang tingkat provinsi.

Usai melaksanakan penilaian di Kota Gorontalo, Tim Provinsi Gorontalo melanjutkan agenda klarifikasi lapangan di Desa Bulotalangi, Kecamatan Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango. Kedatangan tim diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, Dr. Iwan Mustafa, didampingi Staf Ahli Bupati Adrian Anjar, Camat Bulango Timur Marten Hunawa, Kepala Desa Bulotalangi Jon Karim Adam, bersama jajaran pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan unsur kelembagaan desa.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Tim Klarifikasi Lapangan, dr. Yana Yanti Suleman, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango beserta seluruh jajaran atas dukungan dan komitmen dalam menyukseskan pelaksanaan klarifikasi lapangan.

Ia menjelaskan, pelaksanaan klarifikasi lapangan mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan. Tahapan ini bertujuan melakukan verifikasi terhadap dokumen administrasi sekaligus melihat secara langsung kondisi penyelenggaraan pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan di desa maupun kelurahan.

Menurutnya, enam desa dan kelurahan yang mengikuti tahapan klarifikasi lapangan merupakan wakil terbaik dari lima kabupaten dan satu kota di Provinsi Gorontalo. Oleh karena itu, proses penilaian menjadi sangat penting untuk memastikan daerah yang nantinya ditetapkan sebagai juara benar-benar layak mewakili Provinsi Gorontalo pada Lomba Desa dan Kelurahan tingkat regional hingga nasional.

"Enam desa dan kelurahan yang mengikuti tahapan klarifikasi lapangan merupakan wakil terbaik dari lima kabupaten dan satu kota di Provinsi Gorontalo. Seluruh peserta memiliki potensi dan keunggulan masing-masing yang menjadi bagian dari proses penilaian. Karena itu, tim penilai telah dibekali pedoman dan indikator penilaian yang jelas agar seluruh proses berjalan secara objektif, profesional, transparan, dan berintegritas. Kami berharap daerah yang nantinya ditetapkan sebagai juara benar-benar menjadi representasi terbaik Provinsi Gorontalo dan mampu berprestasi di tingkat regional maupun nasional," ujar dr. Yana Yanti Suleman.

Lomba Desa dan Kelurahan Tahun 2026 mengusung tema "Transformasi Desa dan Kelurahan sebagai Pilar Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045." Tema tersebut menegaskan pentingnya peran desa dan kelurahan sebagai ujung tombak pembangunan melalui tata kelola pemerintahan yang baik, pelayanan publik yang berkualitas, pemberdayaan masyarakat, serta inovasi yang berkelanjutan.

Tim klarifikasi lapangan terdiri atas unsur Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo sebagai koordinator bersama Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo, serta Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo.

Ketua Tim berharap seluruh rangkaian klarifikasi lapangan dapat menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pemerintah desa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam mewujudkan desa dan kelurahan yang maju, mandiri, inovatif, serta mampu menjadi representasi terbaik Provinsi Gorontalo di tingkat nasional.
(PPID PPPA-PMD PROVINSI GORONTALO)

Komentar
Chat WhatsApp Museum