Loading...
Perkuat Layanan Perempuan Dan Anak, Dinas P3A-PMD Gorontalo Launching Tiga Klinik
2026-08-27
Perkuat Layanan Perempuan dan Anak, Dinas P3A-PMD Gorontalo Launching Tiga Klinik

PEMPROV DPPPA-PMD - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (P3A-PMD) Provinsi Gorontalo meluncurkan tiga klinik sebagai langkah strategis dalam memperkuat layanan dan fasilitasi pembangunan di bidang perempuan dan anak.

Tiga klinik yang diluncurkan tersebut yakni Klinik Kualitas Hidup Perempuan, Klinik Pemenuhan Hak Anak (PHA), dan Klinik Inovasi. Kehadiran ketiga klinik ini diharapkan dapat menjadi wadah konsultasi, koordinasi, pendampingan, serta fasilitasi bagi pemerintah kabupaten/kota maupun pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas layanan bagi perempuan dan anak di Provinsi Gorontalo.

Kegiatan launching tersebut dihadiri oleh jajaran terkait serta para pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap peningkatan kualitas hidup perempuan, pemenuhan hak anak, dan pengembangan inovasi daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas P3A-PMD Provinsi Gorontalo diwakili oleh Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Pemenuhan Hak Anak, Arifandy Pelealu, S.Kep., Ns.

Dalam sambutannya, Arifandy menyampaikan bahwa pembentukan tiga klinik tersebut merupakan bagian dari upaya Dinas P3A-PMD Provinsi Gorontalo untuk menghadirkan layanan yang lebih terarah, terpadu, dan responsif terhadap kebutuhan perempuan dan anak.

“Melalui tiga klinik ini, kami ingin memperkuat koordinasi dan memberikan ruang konsultasi serta pendampingan kepada kabupaten/kota, sehingga berbagai persoalan terkait kualitas hidup perempuan dan pemenuhan hak anak dapat ditangani secara lebih optimal,” ujarnya.

Selain Klinik Kualitas Hidup Perempuan dan Klinik Pemenuhan Hak Anak, Klinik Inovasi menjadi salah satu terobosan penting dalam mendukung tata kelola pelayanan berbasis inovasi di daerah.

Salah satu inovasi yang telah dikembangkan melalui Klinik Inovasi adalah Aplikasi Si Yana (Sistem Informasi Layanan Anak). Aplikasi ini dirancang untuk mendukung proses verifikasi dan penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA).

Melalui Si Yana, proses pengumpulan, pengelolaan, dan penyediaan data serta dokumen pendukung penilaian KLA diharapkan dapat dilakukan secara lebih sistematis, efektif, dan terdokumentasi. Inovasi tersebut juga diharapkan dapat membantu pemerintah kabupaten/kota dalam mempersiapkan pemenuhan indikator penilaian KLA secara lebih baik.

Arifandy menegaskan bahwa inovasi digital seperti Si Yana merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

“Dengan adanya Si Yana, kita berharap proses verifikasi dan penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak dapat didukung dengan data dan dokumen yang lebih tertata. Yang paling penting, inovasi ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan penilaian, tetapi menjadi bagian dari upaya kita memastikan hak-hak anak benar-benar terpenuhi,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas P3A-PMD Provinsi Gorontalo, dr. Yana Yanti Suleman, SH., MH., M.KM., menyampaikan dukungannya terhadap launching tiga klinik, yaitu Klinik Kualitas Hidup Perempuan, Klinik Pemenuhan Hak Anak, dan Klinik Inovasi.

“Launching tiga klinik ini merupakan langkah positif dan strategis dalam memperkuat layanan serta pendampingan bagi perempuan dan anak di Provinsi Gorontalo. Kami berharap klinik ini dapat menjadi ruang konsultasi, koordinasi, dan inovasi yang memberikan solusi nyata bagi pemerintah kabupaten/kota maupun masyarakat.”

Menurutnya, kehadiran Klinik Inovasi, khususnya melalui pengembangan Aplikasi Si Yana (Sistem Informasi Layanan Anak), menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola data dan pelayanan anak, termasuk dalam proses verifikasi dan penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk terus mendorong inovasi pelayanan. Kita ingin setiap inovasi yang dikembangkan benar-benar memberikan manfaat dan berkontribusi terhadap terwujudnya pemenuhan hak anak serta peningkatan kualitas hidup perempuan di Provinsi Gorontalo,” ujar Yana.

Launching tiga klinik tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan yang responsif terhadap perempuan dan anak. Ke depan, Dinas P3A-PMD Provinsi Gorontalo berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi dan memperkuat fasilitasi kepada kabupaten/kota guna mewujudkan lingkungan yang aman, layak, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak serta peningkatan kualitas hidup perempuan.

Dengan hadirnya Klinik Kualitas Hidup Perempuan, Klinik Pemenuhan Hak Anak, dan Klinik Inovasi, Dinas P3A-PMD Provinsi Gorontalo berharap pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat serta pemerintah kabupaten/kota dapat semakin optimal, sekaligus mendorong terwujudnya Provinsi Gorontalo yang semakin ramah perempuan dan layak anak.

(PPID PPPA-PMD PROVINSI GORONTALO)

Komentar
Chat WhatsApp Museum