Loading...
Dukung Koperasi Merah Putih, Kadis PPPA-PMD Provinsi Gorontalo Tekankan Sinergi Lintas Pihak Dan Tata Kelola Desa Yang Baik
2026-06-05
Dukung Koperasi Merah Putih, Kadis PPPA-PMD Provinsi Gorontalo Tekankan Sinergi Lintas Pihak dan Tata Kelola Desa yang Baik

PEMPROV, DPPPA-PMD - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPPA-PMD) Provinsi Gorontalo, dr. Yana Yanti Suleman, menekankan pentingnya sinergi lintas pihak serta tata kelola pemerintahan desa yang baik dalam mendukung keberhasilan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Provinsi Gorontalo.

Hal tersebut disampaikan saat menjadi narasumber pada kegiatan Pelatihan Tata Kelola Pemerintahan Desa dalam Mendukung Koperasi Desa Merah Putih yang dilaksanakan di Kampus KGTK Provinsi Gorontalo pada 4–9 Juni 2026. 

Kegiatan ini diikuti oleh kepala desa, sekretaris desa, dan ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo. 

Dalam materinya yang berjudul "Kebijakan Pemerintah untuk Mewujudkan Pemerintahan Desa dalam Mendukung Koperasi Desa Merah Putih", dr. Yana menjelaskan bahwa keberhasilan KDMP tidak hanya diukur dari jumlah koperasi yang terbentuk atau legalitas yang telah dimiliki, tetapi sejauh mana koperasi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelayanan ekonomi yang berkelanjutan. 

Menurutnya, pemerintah desa memiliki posisi strategis sebagai penggerak pembangunan ekonomi lokal melalui penguatan data, partisipasi masyarakat, pengelolaan aset, serta pengawasan yang transparan dan akuntabel.

"Koperasi Desa Merah Putih harus dipahami sebagai instrumen ekonomi kerakyatan yang mampu memperkuat produksi, distribusi, pembiayaan, dan pemasaran produk masyarakat desa. Karena itu, tata kelola pemerintahan desa yang baik menjadi fondasi utama agar koperasi dapat tumbuh dan berkembang secara sehat," ujar dr. Yana. 

Ia juga menegaskan bahwa pengembangan KDMP tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah desa, BPD, pengurus koperasi, BUMDes, pelaku UMKM, kelompok tani, nelayan, pemerintah daerah, hingga lembaga perbankan dan dunia usaha.

Menurutnya, sinergi tersebut penting agar koperasi tidak berjalan sendiri, melainkan menjadi bagian dari ekosistem ekonomi desa yang mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

Dalam pemaparannya, dr. Yana turut mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi saat ini bukan lagi pada pembentukan kelembagaan koperasi, melainkan pada tahap operasionalisasi dan pengembangan usaha. Karena itu, diperlukan penguatan kapasitas pengurus, pendampingan kelembagaan, perencanaan usaha yang matang, serta pengelolaan keuangan yang profesional. 

Selain itu, ia mendorong pemerintah desa untuk terus mengedepankan prinsip transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas dalam setiap proses pengambilan keputusan yang berkaitan dengan pengembangan koperasi.

"Koperasi yang sehat lahir dari tata kelola yang baik. Ketika masyarakat dilibatkan, data dikelola dengan baik, dan setiap pihak memahami perannya masing-masing, maka koperasi akan menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,"  jelasnya. 

Sebagai perangkat daerah yang memiliki tugas pembinaan pemerintahan desa, DPPPA'PMD Provinsi Gorontalo terus berkomitmen mendukung penguatan kapasitas aparatur desa melalui berbagai program pelatihan, pendampingan, monitoring, dan evaluasi guna memastikan implementasi Koperasi Desa Merah Putih berjalan efektif dan berkelanjutan.

Di akhir pemaparannya, dr. Yana mengajak seluruh peserta pelatihan untuk menjadikan Koperasi Desa Merah Putih sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dikelola secara profesional, inklusif, dan berpihak pada kepentingan warga desa.

"Mari kita bersama-sama membangun tata kelola pemerintahan desa yang kuat, partisipatif, dan berbasis data. Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi instrumen penting dalam mewujudkan desa yang mandiri, maju, dan sejahtera," pungkasnya.

(PPID PPPA-PMD PROVINSI GORONTALO)

Komentar
Chat WhatsApp Museum