PEMPROV, - DPPPA-PMD, - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPPA-PMD) Provinsi Gorontalo kembali menggencarkan upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak di satuan pendidikan.
Senin, 09/02/2026.
kegiatan diseminasi dipusatkan di SMA Negeri 2 Buladu, Kota Gorontalo. Kegiatan ini melibatkan unsur kepolisian, pihak sekolah, tenaga pendidik dan kependidikan, serta menghadirkan motivator guna memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan ramah anak.
Kepala Dinas DPPPA serta PMD Provinsi Gorontalo, dr. Yana Yanti Suleman, yang hadir didampingi Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak (PP & PKA) Debby Habibie, menegaskan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang nyaman bagi anak untuk tumbuh dan berkembang, bukan ruang terjadinya perundungan maupun kekerasan.
"Sekolah itu bukan hanya tempat transfer ilmu. Di sana terbentuk karakter, nilai, dan budaya saling menghargai. Karena itu, sekolah wajib aman dari segala bentuk kekerasan," ujar dr. Yana.
Menurutnya, persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Karena itu, dibutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah, guru, keluarga, hingga masyarakat.
Melalui diseminasi tersebut, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai berbagai bentuk kekerasan, faktor penyebab, dampak yang ditimbulkan, serta mekanisme pencegahan dan penanganan di lingkungan pendidikan.
dr. Yana menambahkan, DPPPA-PMD terus mendorong penguatan kebijakan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta sinergi lintas sektor agar upaya perlindungan anak semakin efektif dan tepat sasaran.
"Kami ingin pencegahan dilakukan sejak dini. Kalau semua bergerak bersama, Insya Allah angka kekerasan bisa kita tekan," katanya.
Ia berharap momentum kegiatan di SMA Negeri 2 Buladu dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam membangun lingkungan pendidikan yang inklusif, berperspektif hak anak, serta menjunjung tinggi kesetaraan gender.
"Anak-anak kita adalah masa depan Gorontalo. Mereka harus kita lindungi dan pastikan tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan positif," tandasnya.
(ppid pppa-pmd provinsi gorontalo)