PEMPROV, DPPPA-PMD- Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran organisasi wanita melalui penyaluran dana hibah kepada tiga organisasi perempuan untuk Tahun Anggaran 2026.
Penyaluran hibah tersebut ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dengan organisasi penerima, yakni Persatuan Istri Anggota Dewan (PIAD), Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW), dan Dharma Wanita Persatuan (DWP).
Masing-masing organisasi memperoleh dukungan anggaran sebesar Rp250 juta yang akan dimanfaatkan untuk menjalankan berbagai program strategis sepanjang tahun 2026, khususnya dalam memperkuat peran perempuan pada isu-isu prioritas pembangunan daerah.
Kegiatan penandatanganan berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wakil Gubernur Gorontalo, Sabtu (04/04/2026), dan disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie.
Kepala Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo, dr. Yana Yanti Suleman, dalam laporannya menyampaikan bahwa penyaluran hibah ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi dengan organisasi wanita sebagai mitra strategis pembangunan.
"Melalui dukungan hibah ini, diharapkan organisasi perempuan dapat semakin optimal dalam merancang dan melaksanakan program-program yang berorientasi pada isu strategis serta berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya perempuan dan anak," ungkap Yana.
Sementara itu, Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, dalam sambutannya menegaskan bahwa dana hibah yang diberikan tidak sekadar bersifat rutin, melainkan merupakan bentuk investasi sosial jangka panjang yang harus memberikan manfaat nyata.
Ia menekankan pentingnya pengelolaan anggaran secara transparan, akuntabel, serta berorientasi pada hasil yang terukur dan tepat sasaran, sejalan dengan indikator pembangunan daerah seperti Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG).
"Penandatanganan NPHD ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam memperkuat peran organisasi wanita sebagai mitra strategis pemerintah, khususnya dalam peningkatan kualitas hidup perempuan dan ketahanan keluarga," ujar Idah.
Dalam kondisi efisiensi anggaran, Wakil Gubernur juga mengingatkan agar organisasi penerima hibah tetap menjaga semangat dan produktivitas dalam menjalankan program-programnya.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan harus difokuskan pada isu-isu strategis, seperti pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, penanggulangan HIV/AIDS, penanganan perceraian dan pernikahan dini, penguatan ketahanan keluarga, serta percepatan penurunan angka stunting.
"Terbatasnya anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pengabdian. Justru di situlah dibutuhkan inovasi dan komitmen bersama dalam menjawab isu-isu strategis daerah," tegasnya.
Selain penandatanganan NPHD, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sesi penguatan kapasitas organisasi melalui pemaparan dari sejumlah narasumber profesional guna meningkatkan kualitas perencanaan serta efektivitas pelaksanaan program di lapangan.
( PPID PPPA-PMD PROVINSI GORONTALO)