Loading...
Kadis PPPA-PMD Provinsi Gorontalo, Organisasi Wanita Harus Menjadi Pelopor Dan Pelapor Lingkungan Lestari
2026-08-31
Kadis PPPA-PMD Provinsi Gorontalo, Organisasi Wanita Harus Menjadi Pelopor dan Pelapor Lingkungan Lestari

PEMPROV DPPPA-PMD - Di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim, cuaca ekstrem, kekeringan, hingga risiko kebakaran lingkungan yang semakin terasa di berbagai daerah, organisasi perempuan diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana kegiatan sosial, tetapi juga tampil sebagai pelopor perubahan dan pelapor kondisi lingkungan di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PPPA-PMD) Provinsi Gorontalo, Yana Yanti Suleman, dalam mengapresiasi langkah nyata Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Gorontalo yang terus menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Ketua BKOW Provinsi Gorontalo, Dr. Hj. Nurinda Rahim, M.Sc., BKOW kembali menunjukkan kepeduliannya melalui kegiatan lingkungan yang diwujudkan dengan pembangunan bantuan bak sampah bagi masyarakat di Desa Tanjung Kramat, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo.

Kegiatan tersebut diprakarsai melalui Bidang Lingkungan Hidup BKOW Gorontalo yang diketuai oleh Ir. Hj. Fatmini Bokings, sebagai bentuk kepedulian organisasi perempuan terhadap persoalan kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Yana menilai langkah sederhana seperti penyediaan sarana pengelolaan sampah memiliki makna besar, terutama ketika berbagai daerah menghadapi dampak perubahan iklim dan ancaman cuaca ekstrem.

“Di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin nyata, organisasi wanita harus hadir menjadi pelopor. Kita tidak cukup hanya berbicara tentang lingkungan, tetapi harus membangun gerakan nyata yang dimulai dari rumah, keluarga, komunitas hingga desa dan kelurahan,” ujar Yana.

Menurutnya, perempuan memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun kesadaran lingkungan. Perempuan tidak hanya berperan dalam pengelolaan rumah tangga, tetapi juga memiliki kekuatan besar dalam menggerakkan keluarga dan masyarakat untuk membangun pola hidup yang lebih bersih, sehat, hemat sumber daya dan ramah lingkungan.

Yana juga mendorong agar organisasi-organisasi perempuan di Provinsi Gorontalo semakin aktif terlibat di berbagai sektor pembangunan, khususnya dalam pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, penanggulangan kemiskinan, pencegahan stunting, kesehatan keluarga, ketahanan pangan hingga pelestarian lingkungan.

“Pemberdayaan perempuan tidak boleh dipahami hanya sebagai kegiatan ekonomi. Perempuan harus diberi ruang untuk mengambil peran dalam seluruh sektor pembangunan. Organisasi wanita harus mampu menjadi pelopor gerakan sekaligus pelapor apabila menemukan persoalan di lingkungan masyarakat,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa peran sebagai pelapor lingkungan sangat penting. Organisasi perempuan dapat menjadi mata dan telinga pemerintah dalam menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat, mulai dari tumpukan sampah, pencemaran lingkungan, sanitasi yang buruk, ancaman kebakaran, kekurangan air bersih hingga persoalan lingkungan lainnya.

Dengan jejaring organisasi yang kuat hingga tingkat masyarakat, organisasi perempuan dinilai memiliki potensi besar untuk membangun gerakan bersama menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat dan lestari.

Yana memberikan apresiasi kepada BKOW Provinsi Gorontalo yang terus berupaya menghadirkan program nyata bagi masyarakat.

“Saya mengapresiasi Ketua BKOW Ibu Dr. Hj. Nurinda Rahim, M.Sc., bersama Ketua Bidang Lingkungan Hidup Ibu Ir. Hj. Fatmini Bokings dan seluruh jajaran BKOW. Ini adalah contoh bahwa organisasi wanita harus terus hadir, bergerak dan memberikan manfaat nyata,” katanya.

Menurut Yana, gerakan peduli lingkungan harus terus dikembangkan menjadi gerakan bersama lintas organisasi wanita. Setiap organisasi dapat mengambil peran sesuai bidang dan kapasitas masing-masing, sehingga pemberdayaan perempuan benar-benar memberikan dampak nyata terhadap pembangunan daerah.

“Mari jadikan organisasi wanita sebagai kekuatan perubahan. Perempuan bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi harus menjadi subjek pembangunan, pelopor gerakan dan pelapor persoalan masyarakat. Dari lingkungan yang bersih dan sehat, kita membangun keluarga yang kuat dan masyarakat Gorontalo yang lebih sejahtera,” pungkas Yana.

Bersama BKOW dan seluruh organisasi wanita, perempuan Gorontalo hadir, bergerak dan memberi manfaat untuk lingkungan yang lebih bersih, sehat dan lestari.

(PPID PPPA-PMD PROVINSI GORONTALO)

Komentar
Chat WhatsApp Museum