Ibu Selvi Ananda Kunjungi Lomba Cipta Menu SERUNI KMP, Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal untuk Pencegahan Stunting

P
PPID/fahmi
13 October 2026 • 3 min baca • 29x dilihat
Ibu Selvi Ananda Kunjungi Lomba Cipta Menu SERUNI KMP, Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal untuk Pencegahan Stunting

PEMPROV DPPPA-PMD - Ibu Selvi Ananda Rakabuming, selaku Pembina Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (SERUNI KMP), mengunjungi kegiatan Lomba Cipta Menu yang menjadi salah satu rangkaian agenda SERUNI KMP di Provinsi Gorontalo, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan yang digelar dengan dukungan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PPPA-PMD) Provinsi Gorontalo tersebut mengangkat tema pemanfaatan bahan pangan lokal dan kearifan lokal sebagai bagian dari edukasi pemenuhan gizi keluarga dan upaya pencegahan stunting.

Dalam kunjungannya, Ibu Selvi Ananda melihat secara langsung berbagai kreasi menu yang disiapkan para peserta. Ia juga berinteraksi dengan peserta serta melihat pemanfaatan bahan pangan lokal yang diolah menjadi menu makanan yang menarik dan bernilai gizi.

Lomba Cipta Menu diikuti oleh 17 peserta, terdiri atas 11 peserta yang mewakili organisasi perempuan dan 6 peserta yang mewakili perempuan kepala keluarga (PEKKA).

Berbagai menu yang disajikan mengangkat potensi pangan lokal serta kearifan kuliner daerah. Para peserta diberikan ruang untuk berkreasi dengan bahan pangan yang mudah ditemukan di lingkungan masyarakat, sehingga konsep makanan bergizi dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga sehari-hari.

Sementara itu Kepala Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo, dr. Yana Yanti Suleman, S.H., M.H., M.KM., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi keluarga dengan memanfaatkan potensi pangan yang tersedia di daerah.

“Lomba Cipta Menu ini kami jadikan sebagai ruang edukasi sekaligus ruang kreativitas bagi perempuan. Kita ingin menunjukkan bahwa makanan bergizi tidak harus selalu mahal. Dengan memanfaatkan bahan pangan lokal dan kearifan lokal, keluarga dapat menyediakan menu yang sehat, bergizi dan sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak,” ujar dr. Yana.

Menurutnya, pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk keluarga dan perempuan sebagai salah satu unsur penting dalam pemenuhan pangan dan gizi keluarga.

“Pencegahan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan keluarga dan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk membangun kesadaran bahwa pemenuhan gizi dimulai dari rumah, dari bagaimana keluarga memilih, mengolah dan menyajikan makanan,” jelasnya.

Dr. Yana juga mengapresiasi kehadiran Ibu Selvi Ananda yang secara langsung mengunjungi dan melihat kreativitas para peserta.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Ibu Selvi Ananda bersama rombongan SERUNI KMP. Kehadiran beliau memberikan semangat kepada para peserta dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendorong program-program pemberdayaan perempuan yang memberikan dampak langsung bagi keluarga dan masyarakat,” tambahnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat Gorontalo untuk semakin mengenal dan memanfaatkan sumber pangan lokal sebagai bagian dari pola konsumsi keluarga yang sehat dan bergizi.

Selain menjadi ajang kreativitas, Lomba Cipta Menu juga menjadi ruang berbagi pengalaman antarkelompok perempuan dalam mengolah pangan lokal, memperkenalkan kearifan kuliner daerah, serta meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pemenuhan gizi dalam keluarga.

Kunjungan Ibu Selvi Ananda pada kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda SERUNI KMP di Provinsi Gorontalo, yang memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi perempuan, perempuan kepala keluarga, dan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas keluarga dan generasi masa depan.

(PPID-DPPPA-PMD PROVINSI)

Kata Kunci: #AnakTerlindungi #PerempuanBerdaya #GorontaloMajuDanSejahtera

Komentar & Diskusi

0 tanggapan

Sampaikan tanggapan atau pertanyaan resmi terkait publikasi ini.

Belum ada komentar pada konten ini.

Jadilah yang pertama untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan resmi melalui formulir di bawah ini.

Tulis Komentar

Semua komentar akan melewati tahap moderasi operator resmi sebelum ditampilkan.

Email Anda dirahasiakan dan tidak dipublikasikan.

0 / 2000
Dilindungi sistem verifikasi & moderasi operator resmi.