Berita berita

Data Akurat Jadi Kunci Pembangunan Desa, DPPPA-PMD Gorontalo Perkuat Sinergi Pemutakhiran Indeks Desa

T
Tim Redaksi
28 July 2026 • 2 min baca • 5x dilihat
Data Akurat Jadi Kunci Pembangunan Desa, DPPPA-PMD Gorontalo Perkuat Sinergi Pemutakhiran Indeks Desa

Pemprov, DPPPA-PMD - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPPA-PMD) Provinsi Gorontalo memperkuat sinergi lintas sektor dalam mempercepat proses pemutakhiran Data Indeks Desa (ID) Tahun 2026 melalui kegiatan Diskusi dan Sinergitas Pemutakhiran Data Indeks Desa Tingkat Provinsi Gorontalo yang digelar di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Bappeda Provinsi Gorontalo, Bappeda kabupaten, Dinas PMD kabupaten, tenaga ahli pemberdayaan masyarakat, Tenaga Pendamping Profesional (TPP), serta jajaran DPPPA-PMD Provinsi Gorontalo. Forum ini menjadi momentum menyamakan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi agar proses pemutakhiran data berjalan optimal di seluruh wilayah.

Kepala DPPPA-PMD Provinsi Gorontalo, dr. Yana Yanti Suleman, menegaskan bahwa pembangunan desa harus didukung oleh data yang akurat, mutakhir, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Indeks Desa bukan hanya menjadi alat ukur perkembangan desa, tetapi juga menjadi dasar pemerintah dalam menentukan kebijakan, menetapkan prioritas pembangunan, hingga merumuskan program yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujar Yana.

Menurutnya, pemutakhiran data bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, melainkan menjadi bagian penting dalam membangun basis data pembangunan desa yang berkualitas.

Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan pemutakhiran data sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah desa, kecamatan, kabupaten, pemerintah provinsi hingga Tenaga Pendamping Profesional (TPP).

"Melalui forum ini kami ingin membangun kesamaan pemahaman dan memperkuat koordinasi agar seluruh tahapan pemutakhiran dapat berjalan sesuai jadwal serta menghasilkan data yang valid dan berkualitas," katanya.

Sementara itu, panitia pelaksana mengungkapkan, berdasarkan Data Indeks Desa Tahun 2026, dari total 657 desa di Provinsi Gorontalo, sebanyak 266 desa telah berstatus Mandiri, 261 desa berstatus Maju, 129 desa berstatus Berkembang, dan hanya tersisa satu desa yang masih berstatus Tertinggal.

Capaian tersebut dinilai tidak terlepas dari berbagai intervensi pemerintah, termasuk penyaluran Dana Desa yang sejak tahun 2015 hingga 2026 telah mencapai lebih dari Rp5,8 triliun untuk 657 desa di Provinsi Gorontalo.

Dalam kesempatan itu juga disampaikan bahwa tahapan pemutakhiran Data Indeks Desa dimulai pada 27 Juli hingga 10 Agustus 2026 di tingkat desa. Selanjutnya dilakukan verifikasi di tingkat kecamatan pada 11–18 Agustus, verifikasi tingkat kabupaten 19–26 Agustus, dan rekapitulasi tingkat provinsi pada 27–30 Agustus 2026.

Melalui kegiatan ini, DPPPA-PMD Provinsi Gorontalo berharap seluruh pemerintah daerah, pemerintah desa, Bappeda, Dinas PMD, serta Tenaga Pendamping Profesional dapat terus memperkuat sinergi sehingga pemutakhiran Data Indeks Desa Tahun 2026 menghasilkan data yang akurat, mutakhir, dan menjadi landasan dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih efektif, tepat sasaran, serta berkelanjutan.

(PPID PPPA-PMD PROVINSI GORONTALO

Kata Kunci: #GorontaloMajuDanSejahtera

Komentar & Diskusi

0 tanggapan

Sampaikan tanggapan atau pertanyaan resmi terkait publikasi ini.

Belum ada komentar pada konten ini.

Jadilah yang pertama untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan resmi melalui formulir di bawah ini.

Tulis Komentar

Semua komentar akan melewati tahap moderasi operator resmi sebelum ditampilkan.

Email Anda dirahasiakan dan tidak dipublikasikan.

0 / 2000
Dilindungi sistem verifikasi & moderasi operator resmi.